Dari Surabaya Menuju Habitat III





Preparatory Commite, Hajatan Kita Bersama

Selamat datang di Surabaya. Kota dengan lambang Ikan Sura dan Buaya, sibuk menyambut kedatangan delegasi dari berbagai negara. Para tamu terhormat datang dengan satu tujuan, yaitu menghadiri acara PrepCom 3, sebelum menuju konferensi Habitat 3 mendatang di Quito, Ecuador. Kiprah edisi kali ini merupakan edisi khusus yang mengangkat persiapan Prepcom 3 dengan laporan utama dalam 2 bahasa, Inggris dan Indonesia.

Surabaya bersungguh-sungguh dengan perhelatan besar yang dilaksanakan pada 2527 Juli 2016. Walikota Tri   Rismaharini beserta jajarannya, jauh-jauh hari sudah menyiapkan berbagai hal agar bisa menjadi tuan rumah yang baik. Tidak hanya Pemkot Surabaya saja yang sibuk berbenah, melainkan juga Kementerian PUPR, Kepolisian, dan masih banyak instansi lain yang terlibat sesuai dengan perannya masing-masing.

Tentunya dengan posisi sebagai tuan rumah, memiliki kesempatan lebih untuk mengangkat isu-isu yang relevan dengan kondisi Indonesia. Manfaat nyata lainnya adalah meningkatnya aktivitas ekonomi karena kunjungan sekian ribu peserta Prepcom 3, sekaligus juga berfungsi sebagai ajang promosi pariwisata tidak hanya Surabaya namun juga Indonesia.

Acara yang menurut rencana akan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo ini, mempunyai agenda untuk mematangkan zero draft agenda yang akan dibawa ke Quito, Ecuador. Kementerian PUPR sendiri sebagai salah satu kementerian utama yang mengurus infrastruktur memiliki banyak isu terkait dengan aksesibilitas, permukiman kumuh, air minum, sanitasi dan lainnya untuk dibahas dalam acara tersebut.

Masih terkait dengan agenda habitat ini, Kementerian PUPR sendiri memiliki program 100-0-100 yang berarti 100 persen sanitasi, 0 persen permukiman kumuh dan 100 persen akses air bersih yang ditargetkan akan bisa dicapai pada tahun 2019 mendatang. Untuk mencapai target tersebut, beberapa program Kementerian PUPR diantaranya dengan program revitalisasi kampung nelayan untuk setidaknya 10 kawasan, serta pembangunan rusunawa-rusunawa untuk mengurangi kawasan kumuh.

Kemudian program pengembangan 3 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional yaitu SPAM Regional Keburejo (Kebumen Purworejo), SPAM Regional Petanglong (Kota Pekalongan, Kabupaten Batang dan Kabupaten Pekalongan) dan SPAM Regional Wosusokas (Wonogiri, Sukaharjo, Karanganyar dan Surakarta). Selanjutnya juga program 10 Juta Sambungan Rumah yang terkoneksi ke jaringan perpipaan, dimana keduanya merupakan bagian dari upaya penyediaan 100 persen akses air bersih.

Di bidang peningkatan akses sanitasi, Kementerian PUPR berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan beberapa Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja, percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis Sampah, pembangunan beberapa Tempat Pembuangan Akhir sampah regional serta menggalakkan program 3 R (Reuse, Reduce, Recycle).

Selain liputan persiapan Prepcom 3, Kiprah juga menampilkan beberapa informasi menarik lainnya, seperti bagaimana melestarikan ruang publik di kota pusaka, bagaimana membangun kota yang inklusif atau terkait pengembangan publik di kota Maja. Mari bersama kita sukseskan penyelenggaraan Prepcom 3 sebagai bagian dari kontribusi mewujudkan pembangunan dunia yang berkelanjutan.