Satu Dasawarsa Kontribusi PU Bagi Kesejahteraan Masyarakat





Capaian Signifikan untuk Kesejahteraan Masyarakat

TAK terasa sudah 10 tahun perjalanan Kementerian PU berkiprah dalam Kabinet Indonesia Bersatu di bawah kepemimpinan Menteri PU Djoko Kirmanto dan kini akan berganti kabinet baru. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kontribusi Kementerian PU dalam membangun infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat, maka tema Majalah KIPRAH tm_magazine kali ini mengangkat tentang Satu Dasawarsa Kontribusi Kementerian PU untuk Kesejahteraan Masyarakat.

Laporan utama KIPRAH Volume 64 ini mengulas sejumlah pencapaian dalam bidang pekerjaan umum dan penataan ruang. Dalam bidang sumber daya air, untuk mendukung ketahanan pangan dan air yang merupakan sasaran strategis Ditjen Sumber Daya Air (SDA), selama 10 tahun terakhir telah dilaksanakan pembangunan 21 waduk dan 1.153 embung/situ serta rehabilitasi 84 waduk dan 386 embung/situ, maupun peningkatan/ pembangunan jaringan irigasi dan irigasi air tanah seluas 988.932 ha. Selain itu, telah dilaksanakan pula pembangunan prasarana air baku dengan total kapasitas sebesar 72,70 m3/detik dan rehabilitasi kapasitas air baku sebesar 35,19 m3/detik.

Dalam bidang jalan dan jembatan, untuk mendukung konektivitas dan kelancaran arus barang/jasa, telah dicapai hasil yang signifikan. Sampai dengan tahun 2014, 94% dari seluruh jalan nasional telah berada pada kondisi mantap melalui pembangunan jalan baru sepanjang 4.770 km serta jembatan/flyover/underpass sepanjang 108.847,75 m. Selain itu, telah terbangun pula jalan tol sepanjang 419,56 km dimana 368,29 km dibangun oleh swasta dan sisanya 51,27 km dibangun oleh pemerintah.

Bidang cipta karya juga telah menunjukkan dukungan yang sangat baik. Dalam rangka meningkatkan pelayanan dasar masyarakat untuk pencapaian target MDGs, jumlah pelayanan air minum telah tercapai sebesar 67.504 liter/detik yang melayani 68% masyarakat atau setara dengan 161,16 juta jiwa dan peningkatan pelayanan sanitasi dengan cakupan sebesar 62,4% atau setara dengan 147,89 juta jiwa.

Dalam bidang penataan ruang, seiring dengan terbitnya Undang-Undang No. 26 tentang Penataan Ruang (UUPR) Bidang Penataan Ruang, maka fokus perhatian tertuju pada upaya penyelesaian peraturan perundangan sebagai instrumen pelaksana UUPR.

Laporan khusus kali ini mengulas tentang Hari Habitat Dunia 2014 yang mengangkat tema Voices from Slums atau Aspirasi Masyarakat Permukiman Kumuh. Pada tm_magazine ini juga memuat artikel tentang Kota Dambaan Warga yang Layak Huni serta Momentum Untuk Mencapai Bebas Pemukiman Kumuh di 2019.

Semoga KIPRAH Volume 64 ini dapat memberikan wawasan dan pemahaman mengenai kinerja pembangunan infrastruktur di tanah air yang sudah dilakukan sepanjang 10 tahun terakhir. Kerja keras yang sudah ditunjukkan oleh Kementerian PU semoga juga dapat diapresiasi masyarakat secara baik dan di tahun mendatang Kementerian PU terus berkarya untuk kesejahteraan masyarakat sesuai dengan motonya, yakni Bekerja Keras, Bergerak Cepat, dan Bertindak Tepat.