Kesiapan Infrastruktur Demi Mudik yang Aman dan Lancar





          MUDIK Lebaran merupakan tradisi pulang kampung menjelang Lebaran yang tiap tahun selalu dilakukan terutama oleh para pendatang yang tinggal di kota-kota besar ke tempat asal mereka. Fenomena mudik Lebaran menjadi sebuah khas Indonesia yang memiliki ragam cerita yang menarik untuk disimak.

 

         Hingga saat ini pergerakan manusia antar-kota ataupun kota-desa tersebut masih 90% bertumpu pada jaringan jalan. Dapat dikatakan bahwa selama mudik Lebaran pergerakan itu masih akan bertumpu pada jaringan jalan yang tersedia. Untuk tahun ini Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik akan meningkat sekitar 7% dari jumlah pemudik tahun lalu atau mencapai 27,9 juta orang. Dari jumlah sebanyak itu pemudik yang berasal Jabodetabek saja diperkirakan akan mencapai 13,4 juta orang. Dengan peningkatan jumlah tersebut, maka kenyamanan dan keamanan saat mudik juga harus ditingkatkan.

 

          Artikel utama KIPRAH dengan judul “Kesiapan infrastruktur Demi Mudik yang Aman dan Lancar”, memaparkan bagaimana upaya pemerintah belajar dari pengalaman sebelumnya, sehingga pengerjaan perbaikan dan pemeliharaan jalan yang akan dilewati pemudik dihentikan H-30. Diharapkan perjalanan mudik tahun ini lebih aman, lancar, dan nyaman. Kementerian PU melakukan hal baru dalam menangani mudik Lebaran pada tahun ini. Kementerian PU mencoba agar pada awal Ramadhan pekerjaan fi sik yang sifatnya pengecoran beton dan pengaspalan beton di badan jalan sudah diselesaikan sehingga tinggal pengerjaan yang sifatnya minor seperti perapihan bahu jalan atau penambalan retakan di tempat tertentu.

 

          Jalur Pantura sebagai jalur primadona pemudik tahun ini siap lebih awal yang proses perbaikan telah dilakukan pada awal-awal tahun dan kini siap dilalui pemudik. Selain Pantura, ada jalur tengah dan selatan yang bisa digunakan, namun jalur alternatif ini juga tak bebas dari kemacetan. Titik-titik kemacetan yang biasa dihadapi pemudik harus diantisipasi.

 

          Tak hanya di Pantura, infrastuktur mudik Lebaran di Sumatera juga telah siap dilalui para pemudik. Kondisi Jalan Lintas Timur Sumatera mulai Kota Medan sampai batas Riau sepanjang 150 km kondisinya saat ini 95% mantap. Demikian pula di Kalimantan serta Bali dan Nusa Tenggara, sebagian besar sarana infrastruktur jalan sudah layak untuk arus transportasi orang maupun barang jasa. Pada Jalan Trans Sulawesi, pemudik harus awas terhadap perbaikan jembatan dan kawasan rawan longsor.

 

          Tak hanya kesiapan prasarana jalan menghadapi arus mudik Lebaran, dalam tm_magazine kali ini dihadirkan pula tentang artikel yang mengupas tradisi mudik berbagai negara dan wisata kuliner selama libur Lebaran yang menarik untuk disimak, yang kiranya menjadi bacaan ringan selama libur Lebaran. Peta mudik yang kami sajikan dalam tm_magazine KIPRAH kali ini tak lain untuk memberikan informasi kepada pembaca secara lengkap mengenai jalur Lebaran beserta informasi penting yang perlu diketahui jika ingin mudik Lebaran terutama ke daerah Jawa dan Sumatera.

 

           Akhirnya, segenap tim redaksi Majalah KIPRAH mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakannya dan Selamat libur Lebaran. Mohon maaf lahir dan batin.