Kunci Lancarnya Mudik 2019

Gelaran Lebaran 2019 telah usai. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengaku gembira atas kelancaran selama mudik dan balik Lebaran berlangsung. Secara keseluruhan tidak ada kendala atau persoalan besar yang terjadi. “Kalau di bidang pekerjaan umum, prasarana di jalan nasional baik di Jawa, Sumatera, dan lainnya, saya kira alhamdulillah tidak ada masalah,” ucapnya.

Klaim itu berdasarkan pantauan, baik melalui jalur darat maupun dari udara. Di jalur tol Jawa dan Sumatera, lalu lintas kendaraan terlihat ramai lancar. Hal ini terlihat setelah pemberlakuan sistem pengaturan lalu lintas dua arah maupun satu arah serta penggunaan jalur operasional dan fungsional.

Kelancaran itu didukung dari kesiapan matang yang dilakukan sejak beberapa bulan jelang Lebaran. Mulai dari penataan infrastruktur jalan tol maupun non tol, serta jalur alternatif. Selain itu, tersedianya fasilitas seperti area istirahat (rest area), stasiun pengisian bahan bakar, kawasan parkir, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

Secara umum terdapat tiga aspek menurut Menteri Basuki yang menjadi kunci lancarnya perjalanan mudik. Pertama yakni peran dari prasarana yaitu pembangunan infrastruktur penunjang untuk proses perjalanan mudik. Kemudian, manajemen dari arus mudik yang dinilai sudah cukup baik. Terakhir, perilaku dari pengguna prasarana mudik yang dianggap makin membaik.

Kesuksesan arus mudik tahun ini juga didukung dengan adanya posko mudik dan layanan call center untuk para pemudik yang menggunakan jalan nasional. Terdapat 584 posko mudik tersebar di seluruh jalan nasional di Indonesia. Posko mudik ini dilengkapi oleh personel, alat berat, dan material untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir, longsor atau jalan berlubang.