Utamakan Kelestarian Wisata Bromo Tengger Semeru

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN-BTS) di Jawa Timur memiliki panorama magis sehingga mampu menghipnotis mereka yang memandangnya. Maka, wajar bila kawasan ini menjadi salah satu wisata andalan Indonesia karena banyak dikunjungi wisawatan domestik dan mancanegara.

Beberapa area wisata yang menjadi primadona yaitu Kawah Gunung Bromo dan Gunung Semeru yang masuk area Taman Nasional Bromo, Tengger, dan Semeru. Sementara lokasi wisata lainnya berada di jalur pendakian Gunung Semeru, seperti Desa Wisata Ranu Pane, Ranu Kumbolo, Kalimati, Arcopodo, dan Bukit Teletubbies .

Melihat besarnya potensi wisata itu, Kementerian PUPR melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) berupaya menata infrastruktur penunjang pariwisata BTS seperti  menata bangunan kawasan Mata Air Umbulan di Kabupaten Pasuruan, pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), dan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kota Malang.

Kemudian, di Kabupaten Malang, kegiatan yang dilakukan berupa rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan sanitasi, dan bantuan pembangunan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) , serta ada juga peningkatan kualitas rumah swadaya dan preservasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) . Sedangkan di Kabupaten Pasuruan dilakukan Penataan sumber daya air dengan membangun embung, membangun pengendali banjir.

Upaya lainnya mencakup pengembangan akses darat, laut, dan udara untuk menunjang konektivitas menuju destinasi Kawasan BTS rehabilitasi jalan Sidoarjo-Pandaan-Purwosari-Malang-Kepanjen dan Gempol-Bangil-Pasuruan-Probolinggo.  Sementara, akses udara menuju Kawasan BTS didukung dengan pengembangan Bandar Udara (Bandara) Internasional Juanda dan Bandara Abdulrachman Saleh. Sedangkan jalur laut, mencakup pelabuhan Tanjung Perak, Gresik, Tanjung Wangi, Tanjung Tembaga, Panarukan dan Brondong.